Kamis, 19 September 2013

Pancasila Dalam Konteks Sejarah

PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH




Pengantar
Nilai-nilai luhur yang terdapat dalam sila-sila Pancasila sebenarnya telah ada dalam praktek kehidupan keseharian bangsa Indonesia sejak dulu ( dari berkas peninggalan sejarah berdirinya kerajaan ), seperti nilai-nilai adat istiadat , kebudayaan dan religius / keagamaan , nilai-nilai ini merupakan kausa materialis dari Pancasila , kemudian digali dan dirumuskan dalam sidang BPUPKI pertama , sidang panitia 9 , sidang BPUPKI kedua dan kemudian disahkan dalam sidang PPKI pertama.

Zaman Kuta
Berdiri tahun 400 Masehi , pada masa raja Mulawarman keturunan raja Aswawarman keturunan dari Kudungga , ditemukan prasasti 7 yupa ( tiang batu ) yang berisi ucapan terima kasih dari para Brahmana atas kegemaran raja bersedekah dan mengadakan kendurian , nilai luhur tentang ketuhanan , kemanusian , soasial telah ada pada masa ini.


Zaman Sriwijaya
  • Muncul pada abab ke VII oleh keluarga Syailendra dalam prasasti Kedukan Bukit.
  • Muncul semacam koperasi yaitu Tuha An Vatakvurah untuk memasarkan barang dagangan.
  • Sudah terdapat sekolah tinggi agama Budha yang bernama Nalanda.
Semboyan marvuat vanua Criwijaya siddhayatra subhiksa ( cita-cita negara yang adil dan makmur 


Zaman Majapahit
  • Pada masa raja Hayam Wuruk , Mahapatih Gajah Mada dan laksamana Nala mencapai kebesarannya.
  • Kitab Negarakertagama ( 1365 ) oleh Empu Prapanca yang memperkenalkan Pancasila Krama.
Kitab Sutasoma oleh Empu Tantular yang memperkenalkan Bhineka Tunggal Ika dalam perkataan Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrua

Zaman Majapahit
  • Sumpah Palapa oleh Gajah Mada ( 1331 ) yang ingin menyatukan nusantara

 Zaman Penjajahan
  • Rempah-rempah sebagai primadona eksport yang laku keras di Eropa sebagai bahan obat-obatan dan minuman.
  • Penjajahan Portugis , Spanyol , Belanda dan Jepang.
  • Perlawanan para pejuang silih berganti menentang imperialisme ( Imam Bonjol , Patimura , Diponegoro dll ) , nasionalisme kedaerahan muncul.
 Zaman Kebangkitan Nasional
  • Dimulai dengan munculnya pergerakan perlawanan terhadap imperialisme negara di kawasan Dunia Timur , seperti Jose Rizal di Philipina , Sun Yat Sen di Cina dan Mahatma Gandhi di India.
  • Muncul gerakan Budi Utomo tgl 20 Mei 1908 , Serikat Dagang Islam ( 1909 ) , Serikat Islam ( 1911 )  Indissche Partij  ( 1913 ) dan Sumpah Pemuda tgl 28 Oktober 1928 kemudian muncul rasa nasionalisme yang menyeluruh kepada NKRI
 Zaman Jepang
  • Semboyan 3A , Jepang Pemimpin Asia , Jepang pelindung Asia .Jepang saudara tua bangsa Indonesia.
  • Janji kemerdekaan tanpa syarat tgl 29 April 1945 oleh kaisar Jepang.
  • Maklumat Gunseikan ( pembesar tertinggi sipil ) yang memperbolehkan bangsa Indonesia berjuang sendiri merebut kekerdekaan dan memasang bendera merah putih
  • Pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia ( BPUPKI ) atau Dokuritu Zyunbi Tioosakai yang di ketuai Dr.K.R.T.Radjiman Wediodiningrat , yang beranggotakan 60 orang.
  • BPUPKI mengadakan 2 kali sidang :
                a.Sidang pertama tgl 29 Mei-1 Juni 1945  membahas dasar negara.
                b.Sidang kedua tgl 10-16 Juli 1945 membahas Undang Undang Dasar Negara.

  • Prof.Muh.Yamin dalam pidatonya tgl 29 Mei 1945 mengusulkan dasar negara sbb :
                1.Peri Kebangsaan
                2.Peri Kemanusiaan
                3.Peri Ketuhanan
                4.Per Kerakyatan
                5.Kesejahteraan Rakyat

Mr.Muh Yamin dalam naskah pembukaan UUD 1945 menyebut rumusannya sbb :
                1.Ketuhanan Yang Maha Esa
                2.Kebangsaan
                3.Persatuan Indonesia
                4.Kemanusian yang adil dan beradab
                5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
 II.Prof.Dr.Soepomo ( 31 Mei 1945 )
                dalam pidatonya disidang pertama BPUPKI memaparkan :
                1.Negara kesatuan yang berpaham totaliter
                    dan intergralistik.
                2.Anjuran untuk bertuhan dengan konsep sekulerisme.
                3.Kerakyatan dalam bentuk permusyawaratan
                4.Ekonomi koperasi.
                5.Hubungan antar bangsa yang bercorak Asia Timur Raya.

III.Ir.Soekarno ( 1 Juni 1945 )
                dalam pidatonya disidang pertama BPUPKI memaparkan :
                1.Nasionalisme ( kebangsaan Indonesia )
                2.Internasionalisme ( peri kemanusiaan )
                3.Mufakat ( demokrasi )
                4.Kesejahteraan sosial
                5.Ketuhanan Yang Maha Esa ( Ketuhanan Yang Berkebudayaan ).

  • Bung Karno memberi nama rumusannya pertama kali dengan Panca Darma kemudian diganti menjadi Pancasila atas usulan seorang teman yang tidak disebutkan namanya.
  • Konsep Pancasila diperas menjadi Tri Sila yang meliputi :
                a.Nasionalisme dan internasionalsme
                b.Demokrasi dan Kesejahteraan sosial
                c.Ketuhanan

  • Tri Sila dapat diperas lagi menjadi Eka Sila yang dapat diartikan/diintikan menjadi gotong royong.
  • Bung Karno mengingini agar Pancasila dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia ( philosophische granslag ).
  • Bung Karno membedakan Pancasila dengan libralisme dan komunisme dan paham lainnya yang ada didunia.
 IV.Piagam Jakarta ( 22 Juni 1945 ).
   Merupakan  laporan hasil pertemuan Ir.Soekarno dengan anggota BPUPKI yang dihadiri oleh 38 anggota BPUPKI yang kemudian membentuk Panitia Sembilan yang terdiri atas :
                1.Ir.Soekarno
                2.Wachid Hasyim

 3.Mr.Muh.Yamin
                4.Mr.Maramis
                5.Drs.Moh.Hatta
                6.Mr.Soebarjo
                7.Kyai Abdul Kahar Moezakir
                8.Abikoesmo Tjokrosoejoso
                9.Haji Agus Salim.

 Komposisi Panitia Sembilan menghasilkan kesepakatan bersama antara golongan agama , kebangsaan , budayawan , soialis merumuskan Pancasila dengan rumusan sbb :
                1.Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.*
                2.Kemanusian yang adil dan beradab
                3.Persatuan Indonesia

4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
___________
   * Naskah asli sila pertama dari Pancasila  diatas kemudian disepakati untuk dirubah         pada 20 menit sebelum sidang pertama PPKI tgl 18 Agustus 1945 menjadi “ Ketuhanan Yang Maha Esa “ karena adanya keberatan dari  provinsi Indonesia bagian Timur yang tidak beragama Islam dan demi untuk menjaga tetap tegaknya NKRI paska proklamasi 17 Agustus 1945.
    * Diberikan pada tatap muka kedua/ketiga dikampus akper persahabatan.

0 komentar:

Posting Komentar